SOP Pembuatan Pupuk Hayati

Standart Operating Procedures (SOP)

Pembuatan Pupuk Hayati

 

I. BAHAN BAKU

Secara umum bahan utama pembuatan Pupuk Organik Fine Compost adalah limbah organik, khususnya limbah ternak sapi/lembu (berupa: faeces, urine dan sisa pakan). Limbah ternak sapi bersifat Carboneous, material ini sangat melimpah dan memiliki kandungan carbon organik dari materi serat yang tinggi, tidak ada masalah polusi logam berat dan antibiotik. Kandungan phospor yang rendah bisa disuplai dari sumber lain (seperti Batuan Phospat alam /Rock Phospat). Pupuk organik yang berasal dari feces sapi sangat baik untuk meningkatkan kesuburan fisik dan biologis tanah.

Bahan baku lain yang direkomendasikan untuk dapat digunakan sebagai bahan baku pupuk organik antara lain :

a. Kotoran Ayam (ternak Monogastrik)

Kandungan nutrisi/ unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg) kotoran ayam paling tinggi dibanding dengan kotoran ternak lain. Terutama yang berasal dari ayam petelur (layer). Kotoran ayam kaya akan unsur nitrogen, sehingga sering disebut bahan organik yang bersifat nitrogenous sehingga kurang efektif untuk perbaikan sifat fisik dan biologis tanah. Kotoran ayam lebih dominan untuk meningkatkan kesuburan kimia tanah. Akan lebih baik kalau kotoran ayam dicampur dengan bahan organik yang kaya akan bahan berserat(kotoran sapi) dan didekomposisi sampai mencapai C/N ratio yang seimbang.